Save the Children Gandeng Polda Metro Jaya untuk Kampanye Stop Mudik

Kamis 7 Mei 2020
JAKARTA – Berdasarkan survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan bulan lalu terhadap 43 ribu responden terkait mudik lebaran, sekitar 56% responden memutuskan untuk tidak mudik, 37% belum mudik, dan 7% ingin mudik. Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Polana Pramesti, dalam sebuah diskusi daring, menyatakan bahwa 37% masyarakat yang belum mudik belum memutuskan akan mudik atau tetap di Jabodetabek. Begitu pula dengan 7% warga yang ingin mudik.

Save the Children dalam program SELAMAT, bersama Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jakarta Raya, bekerja sama untuk menyelenggarakan Kampanye Stop Mudik untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Sejak program SELAMAT ini berjalan, kami selalu bekerja sama dengan pihak Polda untuk mengkampanyekan mudik selamat, mengingat tingginya angka kecelakaan saat mudik. Namun tahun ini, sesuai keputusan pemerintah, kami menggantinya menjadi stop mudik," ungkap Didiek Eko Yuana, Central Indonesia Area Senior Manager di Save the Children.

Kampanye yang dilakukan sejak bulan April 2020 ini dilakukan dengan cara melakukan sosialisasi langsung bagi pengguna jalan melalui pembagian 1.000 flyer dan pemasangan 115 spanduk yang diletakkan di titik-titik strategis, stasiun, dan pos checkpoint PSBB di wilayah DKI Jakarta.

Mengingat DKI Jakarta adalah salah satu daerah episentrum penyebaran virus COVID-19, diharapkan Kampanye Stop Mudik yang digagas oleh Save the Children dan Polda Metro Jaya ini dapat menginspirasi warga DKI Jakarta untuk memutuskan tidak mudik di tengah wabah COVID-19 yang sedang terjadi. Beberapa titik pemasangan pada tanggal 7 Mei 2020 antara lain Stasiun Gambir, Stasiun Senen, dan Pos Checkpoint PSBB.

BeritaWebSTC-2020Mei11-01.jpg

BeritaWebSTC-2020Mei11-02.jpg

BeritaWebSTC-2020Mei11-03.jpg

BeritaWebSTC-2020Mei11-04.jpg

___
Tentang Program SELAMAT
Save the Children dan New Future Disaster Management Center (NFDMC) melalui Program SELAMAT (Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas) telah menginisiasi sebuah program yang bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan berlalu lintas pada anak-anak dan remaja di Provinsi DKI Jakarta, yaitu dengan cara:
- Meningkatkan pengetahuan dan praktik Keselamatan Berlalu Lintas bagi guru, orang tua, murid, dan pemangku kepentingan di DKI Jakarta
- Meningkatkan kapasitas pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan manajemen bencana untuk dapat merencanakan dengan efektif dan memfasilitasi program Keselamatan Berlalu Lintas di lingkungan sekolah
- Memperkuat kebijakan Keselamatan Berlalu Lintas dan rencana aksi, khususnya yang berkaitan dengan inisiasi Kota Ramah Anak.

Kegiatan kampanye Program SELAMAT mengacu pada gerakan global yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas.

___
Kontak Informasi
Ria Ernunsari / Media and Brand Manager Save the Children di Indonesia
Email: [email protected]
Telepon: 08111953126