90 Relawan P&G Indonesia Lakukan Pemberdayaan kepada 300 Guru dan Orang Tua di Jawa Barat

Rabu 24 Februari 2021
90 Relawan P&G Indonesia Lakukan Pemberdayaan kepada 300 Guru
dan Orang Tua di Jawa Barat
Disiarkan Segera
 
Jakarta, 10 November 2020 – *Sebanyak 85% orang tua dan anak mengalami kendala dalam pembelajaran jarak jauh. 1 dari 5 orang tua (22%) mengatakan tidak memiliki fasilitas pendukung, khususnya bagi mereka yang memiliki lebih darisatu anak. Selain itu, 3 dari 4 guru tidak memiliki akses ke website atau aplikasi pembelajaran online. Banyak dari mereka mulai mengalami tekanan psikologis. Tekanan ini jika tidak tertangani dengan baik berpotensi menimbulkan semakin banyaknya kekerasan pada anak dalam rumah tangga.

Berangkat dari hal tersebut, P&G Indonesia hari ini bersama dengan Save the Children Indonesia menggelar program Indonesia Volunteers Community Impact (CommPact – dibaca Kompak!). CommPact merupakan program kegiatan virtual mentoring yang dilakukan oleh 90 karyawan dan partner distributor P&G Indonesia untuk berbagi kisah inspiratif dan pelatihan kilat kepada lebih dari 300 guru dan orang tua di wilayah Jawa Barat. Kegiatan Virtual Mentoring CommPact berlangsung selama 4 minggu dan memiliki target sekitar 1.000 jam volunteering hours yang harus dipenuhi selama program berlangsung.

Kegiatan relawan ini merupakan perpanjangan aktifitas dari program kerjasama global antara P&G Global dan Save the Children International, #WeSeeEqual. Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan kesetaraan gender di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat melalui intervensi nilai-nilai #WeSeeEqual. Di Indonesia, program #WeSeeEqual yang dimulai di tahun 2017, saat ini difokuskan di provinsi Jawa Barat dan telah memasuki fase kedua.

Bertepatan di Hari Pahlawan ini, kami ingin mengapresiasi para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Terlebih di tengah kondisi pandemi seperti ini, tutupnya sekolah dan beralihnya proses pembelajaran menjadi pembelajaran jarak jauh memberikan tantangan tersendiri bagi para guru dan orang tua. Dalam kegiatan Virtual Mentoring ini, para peserta akan dibagi menjadi 30 kelompok kecil yang masing-masing terdiri dari 3 volunteers P&G dan 10 penerima manfaat #WeSeeEqual yang berasal dari beberapa sekolah Bandung dan Cianjur. LV Vaidyanathan selaku President Director Procter & Gambler Indonesia mengungkapkan “Memberi kembali kepada masyarakat, merupakan hal paling utama bagi P&G. Tidak hanya terus menghasilkan produk yang terbaik, P&G juga terus berinisiatif menjalankan program tanggung jawab sosial yang memberikan dampak berarti bagi komunitas di sekeliling kami. Kami yakin dukungan kami merupakan pendorong yang tepat untuk menciptakan pertumbuhan yang kuat; force for good, force for growth”.

Save the Children Indonesia, lembaga nirlaba yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak di Indonesia, menyambut positif dukungan P&G Indonesia. “Kemitraan Save the Children dengan P&G bersifat long-term. Kami sangat senang dengan inisiatif dan semangat para relawan P&G atas kesedian mereka meluangkan waktu setiap minggunya untuk memberikan pelatihan kilat bagi para beneficiaries. Inisiatif ini merupakan yang pertama di Indonesia yang kami yakin akan memberikan dampak berarti. Semoga kegiatan ini dapat memberikan ripple effect bagi pendonor lainnya,” ujar Rizal Algamar Rizal Algamar selaku Chief of Business Development Save the Children Indonesia.

Kegiatan Virtual Mentoring akan terbagi menjadi 4 pertemuan dimana pada setiap pertemuan, para mentor akan memberikan pelatihan skillset yang topik pembahasannya seputar pembelajaran jarak jauh dan kiat menghadapi tantangan selama pandemi. Topik-topik mentoring terdiri dari: literasi digital, pembelajaran kreatif, eksplorasi sosial media, pemahaman terhadapstandar kebersihan Sekolah dan Rumah, pola asuh positif dan kedisiplinan, hingga eksplorasi terhadap berbagai komunikasi visual.

Sementara itu, Head of Corporate Communications P&G Indonesia Dinda Kusumawardani mengungkapkan “Selain untuk memberdayakan guru, orang tua dan para siswa, kegiatan Virtual Mentoring ini kami harapkan dapat disebarluaskan oleh peserta ke komunitas di sekitar mereka. Seperti train the trainers, melalui sesi seperti ini mereka akan dapat berbagi, bertukar pikiran, dan saling menguatkan satu sama lain, dimana hal itulah yang sangat dibutuhkan di masa sekarang ini”.

Dinda menambahkan, setiap kelompok akan menghasilkan satu output yang dinamakan The Equal Project di akhir kegiatan mentoring. Outputnya berupa produk komunikasi yang dapat digunakan dan direaplikasikan oleh guru maupun orang tua untuk mengkampanyekan kesetaraan gender, sekolah dan keluarga sehat ataupun pencegahan COVID-19 di lingkungan komunitas.
Memberikan dampak berarti kepada komunitas merupakan salah satu pilar Kemanusiaan (citizenship) P&G. Kedepannya kami harap para guru, orang tua dan siswa dapat menerapkan pembelajaran yang diberikan para volunteers P&G, menginternalisasikan norma positif #WeSeeEqual dan lebih tangguh dalam beradaptasi di era new normal.

*Data diambil dari hasil Survey Penilaian Cepat Kebutuhan Dampak Covid19 kepada 12.000 orang tua/publik, 4.700 guru dari sekolah negeri dan swasta oleh Save the Children Indonesia pada bulan April 2020.
 
                                                                        ===
Tentang Procter & Gamble
P&G adalah perusahaan barang konsumen global dan terkemuka, beroperasi selama lebih dari 180 tahun untuk melayani kebutuhan 5 miliar konsumen di 180 negara dan mencakup kantor operasional P&G di 70 negara di seluruh dunia. Di Indonesia, P&G Indonesia berdiri pada 1989 dan terkenal melalui beberapa merek ikonik, seperti:
 
Haircare: Pantene, Head & Shoulders, Rejoice, Herbal Essences Skin & Beauty Care: SK-II, Olay
Fabric dan Home Care: Downy, Ambi Pur Health dan Shave Care: Gillette, Oral B, Vicks, Sangobion, Neurobion, Cavit-D, Hemobion, Becombion, lliadin
Baby dan Feminine Care: Pampers, Whisper
 
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Dinda K. Wardani
P&G Indonesia Head of Corporate Communications
E-mail: [email protected]
 
BBDO Indonesia for P&G Indonesia
Tel.: 021-29820255
Fax: 021-29820266
 
Soniya Ana
[email protected]
 
Katrina Hutagaol:
[email protected]
 
Ria Ernunsari | Media and Brand Manager Save the Children Indonesia
Email: [email protected]
Mobile: +62 811 1953 126
 
Tentang Save the Children
Save the Children di Indonesia merupakan identitas merek dari Yayasan Sayangi Tunas Cilik yang terdaftar sesuai dengan Keputusan Kementrian Hukum dan HAM No. AHU.01712.50.10.2014. Save the Children di Indonesia merupakan bagian dari gerakan global Save the Children Internasional yang bekerja memperjuangkan hak-hak anak di lebih dari 120 negara di dunia.

Save the Children percaya setiap anak tidak terkecuali layak menyongsong masa depan. Di Indonesia dan di seluruh dunia, kami memastikan kesehatan  anak anak sejak dini, kesempatan untuk belajar dan perlindungan terhadap bahaya. Kami melakukan apa pun untuk anak-anak - setiap hari dan di saat krisis – untuk mengubah hidup mereka dan masa depan.

Saat ini, Save the Children beroperasi di 12 provinsi, 79 kabupaten, 701 kecamatan dan 918 desa. Adapun wilayah kerjanya mencakup, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Jakarta, Nusa Tengara Timur, Lampung, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Program kami fokus pada kesejahteraan anak yang mengintegrasikan lintas sektor termasuk pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, kemiskinan dan tata kelola hak anak, serta respon situasi bencana.