Paket Kebersihan untuk 600 Keluarga di Jakarta Utara

Rabu 19 Agustus 2020
JAKARTA – Save the Children telah mendistribusikan paket kebersihan keluarga (family hygiene kits) untuk 600 keluarga terdampak COVID-19 di Jakarta Utara pada akhir pekan lalu, 13-14 Agustus 2020. Bantuan ini adalah bagian dari aktivitas terbaru Save the Children dalam program Koalisi Perubahan Perilaku Higienis atau Hygiene Behaviour Change Coalition (HBCC).

Bantuan tersebut diberikan lewat kerjasama dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara serta lima Puskesmas Kecamatan dan 11 Puskesmas Kelurahan di Jakarta Utara. Berikutnya, mereka akan mengantarkan paket-paket tersebut kepada 600 keluarga. Penerima bantuan prioritas adalah ibu hamil dari keluarga kurang mampu, serta keluarga kurang mampu yang sedang mengalami karantina mandiri karena COVID-19. Termasuk di dalam paket ini adalah cairan disinfektan serta panduan melakukan pembersihan dengan disinfektan di rumah.

Selain paket kebersihan keluarga, Save the Children juga memberikan 20 unit fasilitas cuci tangan pakai sabun untuk empat RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) dampingan dan 16 Puskesmas di Jakarta Utara. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu dan mengingatkan anak-anak untuk selalu ingat kebiasaan baik cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.

Matrais, Kepala Subag Tata Usaha Puskesmas Kecamatan Pademangan, berharap bantuan tersebut bisa membantu warga wilayah Pademangan, yang saat ini masuk ke dalam kategori zona merah COVID-19.

"Kebetulan di lingkungan kami, ada ibu hamil yang kena (COVID-19). Kami akan berikan supaya mereka melaksanakan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan sesering mungkin)," kata Matrais.

Dokter Ahrahayati Wildany, Kepala Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok, juga berharap kerja sama ini terus berjalan untuk membantu mereka mengubah perilaku masyarakat terkait protokol kesehatan. Selain itu, stigma terhadap pasien COVID-19 juga masih menjadi persoalan serius di sana.

"Dengan adanya stima itu, mereka sudah takut – seperti (stigma yang dialami pasien) AIDS. Jadi, kalau ada yang positif, itu dihindari, dijauhi, dan malah disuruh lari dari situ. Padahal sebenarnya, dengan penerapan protokol 3M dan isolasi mandiri, dia tidak menularkan," kata Ahrahayati.

Lewat program HBCC, Save the Children turut melakukan serangkaian kegiatan perubahan perilaku higienis dengan melibatkan sinergi bidang pendidikan dan kesehatan melalui sekolah, madrasah, puskesmas, dan masyarakat. Rangkaian kegiatan ini secara khusus dilaksanakan oleh Save the Children di wilayah Kota Jakarta Utara dan Kabupaten Bandung Barat.

HBCC punya lima fokus tujuan, yaitu peningkatan pengetahuan dan ketrampilan warga untuk mencegah penularan COVID-19, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan para mitra pendidikan dan kesehatan, mengurangi stigma terhadap pasien COVID-19, meningkatkan akses terhadap material higienis, serta menyediakan dukungan teknis bagi pelajar dan masyarakat selama masa transisi menuju aktivitas normal.
 
2020-08-10-HBCC-Distribusi-Jakarta-Utara_1.jpg
 
2020-08-10-HBCC-Distribusi-Jakarta-Utara_2.jpg
 
2020-08-10-HBCC-Distribusi-Jakarta-Utara_3.jpg
 
2020-08-10-HBCC-Distribusi-Jakarta-Utara_4.jpg
 


--
Artikel ditulis oleh Purba Wirastama
Foto-foto oleh tim HBCC - Save the Children Indonesia