Paket Kebersihan Keluarga untuk Petani Cocoa Life di Lampung

Selasa 27 Oktober 2020

PRINGSEWU – Save the Children dengan dukungan penuh dari Mondelēz International, melalui Program Cocoa Life, telah mendistribusikan bantuan paket kebersihan untuk 106 keluarga di Pekon Sinar Baru Timur di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Distribusi bantuan dan acara serah terima dilakukan di balai desa setempat pada Kamis, 1 Oktober 2020.
 
Acara serah terima dihadiri oleh para perwakilan keluarga penerima bantuan; Jhondrawadi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu; Evie Yulianti, Manajer Program Cocoa Life Save the Children, Zulqarnain Manajer Program Cocoa Life Sumatera; Kepala Pekon Sinar Baru Timur yaitu, Totong Holidin.
 

20201001SCIDNCocoaLifeFotoDistribusiResponsCovid19PekonSinarBaruTimurVWebsiteSTC-1.jpg
Serah terima bantuan paket kebersihan keluarga dari Program Cocoa Life kepada Petani Cocoa Life di Pekon Sinar Baru, Lampung. (Save the Children Indonesia)


Dalam sambutan, Evie Yulianti menjelaskan tujuan bantuan ini serta menegaskan kembali misi Program Cocoa Life. Kini, Save the Children menjalankan Program Cocoa Life di lima kabupaten/kota, yakni Lima Puluh Kota di Sumatera Barat; Pringsewu, Pesawaran, dan Tanggamus di Lampung; serta Soppeng di Sulawesi Selatan.
 
“Sejak tahun 2015 hingga saat ini, Save the Children telah bekerja sama dengan Mondelēz International untuk Program Cocoa Life. Ini merupakan program pemberdayaan holistik berkelanjutan bagi komunitas kakao yang berfokus pada peningkatan usaha pertanian kakao yang berkelanjutan, pemberdayaan komunitas kakao yang inklusif, serta partisipasi aktif dalam pelestarian dan pemulihan hutan,” kata Evie.
 
Totong Holidin menyambut baik bantuan dukungan tersebut. Dia menceritakan kondisi terkini pertanian kakao di sana dan berharap bantuan baik seperti ini bisa terus berlanjut. Dia juga berharap pandemi COVID-19 segera berlalu.
 
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Mondelēz, Save the Children, dan PT Olam Indonesia dalam Program Cocoa Life yang telah mendampingi kelompok tani (pria) dan kelompok wanita tani dari tahun 2016 sampai sekarang. Sampai saat ini, sekitar 50% perkebunan kakao di Sinar Baru Timur sudah diterapkan sesuai panduan dan menggunakan klon unggul. Saya juga berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang sudah peduli dengan pertanian kakao kami dan sudah meninjau pertanian coklat kami sebelum pandemi,” kata Totong.
 
“Kaitannya dengan pandemi, kami berterima kasih atas kepedulian Program Cocoa Life yang telah memberi bantuan dan edukasi kepada kelompok tani (pria) dan kelompok tani wanita yang terdaftar di Program Cocoa Life. Mudah-mudahan COVID-19 cepat berlalu dan program agrowisata kakao tahun 2021 bisa segera berjalan,” lanjut Totong.
 
Menurut Zulqarnain, “Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat petani kakao, karyawan, dan mitra kami adalah prioritas utama di Mondelēz International dan Program Cocoa Life. Di Indonesia, kami juga bekerja sama dengan Save the Children untuk meminimalkan penyebaran COVID-19 di masyarakat Cocoa Life. Selanjutnya melalui mitra kerja kami, kami mendistribusikan perlengkapan kebersihan, tempat cuci tangan, masker kain, dan produk penting lainnya. Kami juga meyakini bahwa pengetahuan adalah salah satu metode pencegahan terbaik sehingga kami juga mendukung penyebaran dan penggunaan materi pelatihan terkait virus yang ramah anak dan ramah petani, serta meningkatkan kapasitas pemerintah daerah melalui pelatihan pelatih secara online untuk meningkatkan kesadaran masyarakat lokal.”
 
Distribusi bantuan ini merupakan bagian dari kegiatan Save the Children melalui Program Cocoa Life untuk mendukung ribuan keluarga petani kakao dampingan program dalam menghadapi pandemi COVID-19. Setiap keluarga mendapatkan satu paket kebersihan keluarga berisi masker untuk anak, sabun cuci tangan, disinfektan, serta deterjen.

--
Teks oleh Evie Yulianti dan Purba Wirastama