Mendukung Sekolah-Sekolah di Sigi Tetap Siaga Bencana Saat Pandemi

Selasa 20 Oktober 2020

Mendukung Sekolah-Sekolah di Sigi Tetap Siaga Bencana Saat Pandemi

SIGI – Save the Children mendistribusikan beberapa peralatan dan materi pendukung pengurangan risiko bencana kepada 15 sekolah dampingan di Sigi. Bantuan ini adalah salah satu aktivitas terakhir Save the Children di Sulawesi Tengah untuk program respons bencana alam 2018. 

Peralatan ini meliputi stretcher, penanda titik kumpul evakuasi, serangkaian penanda jalur evakuasi, paket pertolongan pertama, megaphone, peta sekolah dan instalasinya, serta panduan cuci tangan pakai sabun. Proses distribusi dilakukan pada Juli 2020 melalui kerjasama dengan dinas pendidikan dan sekolah bersangkutan.

15 sekolah penerima manfaat adalah SDN Bolupountu, SD BK Tanapobunti, SMP BK Maranatha, SDN Langaleso, SMPN 8 Sigi, SDN 1 Binangga, MTsN Alkhairaat Soulowe, MI Bangga, SD BK Winatu, SDN Pilimakujawa, SD Inpres 1 Kalukutinggu, SD Inpres 2 Kalukutinggu, SD Inpres Kaleke, SMPN 27, serta SMPN 6. 
Distribusi-Sigi-DRR-Equipemnt-Sept-2020-05.jpg
Photo:  Dok. Save the Children

Sigi adalah salah satu daerah terdampak bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi Sulawesi pada September 2018. Hingga 15 Oktober 2018, tercatat 2.100 orang meninggal, lebih dari 4.600 orang terluka parah, dan 680 orang hilang. Selama beberapa bulan, tercatat ada lebih dari 78 ribu orang terpaksa mengungsi karena rumah dan bangunan rusak. 

Setelah peristiwa bencana ini, kebutuhan mitigasi dan pendidikan bencana menjadi semakin penting perannya di negeri rawan bencana seperti Indonesia, terutama di zona dekat gunung api dan pertemuan lempeng seperti Sulawesi Tengah. 

Selama menjalankan program respons bencana di Sulawesi Tengah dua tahun terakhir ini, Save the Children juga memastikan sekolah dan komunitas dampingan mendapatkan edukasi tentang bencana alam dan kesiapsiagaan bencana. Dukungan ini diberikan melalui sosialiasi, pelatihan, serta distribusi barang-barang bantuan non makanan.

--
Artikel ditulis oleh Purba Wirastama