Bantuan Furnitur untuk 12 SD di Palu dan Sigi

Selasa 8 September 2020
PALU – Save the Children telah mendistribusikan furnitur penunjang sekolah kepada 12 sekolah dasar di Kota Palu dan Sigi. Distribusi bantuan ini adalah satu dari sejumlah aktivitas terakhir Save the Children di Sulawesi Tengah untuk program respons bencana alam 2018.

Jumlah bantuan di setiap SD berbeda tergantung kondisi fisik furnitur sekolah. Namun secara keseluruhan, furnitur ini meliputi 168 set meja dan kursi untuk murid, 23 papan tulis, 17 kursi guru, 11 meja guru, dan 23 lemari kabinet.

Untuk wilayah Palu, ada tujuh sekolah penerima manfaat, yaitu SDN 11 Kayumaboko, SDN 16 Palu, SDN 1 Talise, SDN 2 Talise, SDN Kabonena, SD Inpres Duyu, dan SD Inpres BTN Silae.

Untuk wilayah Sigi, ada lima sekolah penerima manfaat, yaitu SDN Walatana, SDN Rarampadende, SDN 1 Dolo, SDN 2 Tulo, dan SDN Pandere.

Distribusi dilakukan dalam kurun waktu Juli hingga Agustus 2020. Pertemuan serah terima dilakukan beberapa kali secara bertahap dan melibatkan dinas pendidikan kota/kabupaten terkait serta perwakilan pihak sekolah. Serah terima tahap terakhir dilakukan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi pada Jumat, 7 Agustus 2020.

Andarias Pagalla, staf Save the Children di Sulawesi Tenggara, bercerita bahwa selama dua tahun terakhir sejak gempa dan tsunami 2018, Save the Children dan Disasters Emergency Committee (DEC) melakukan sejumlah aktivitas program untuk 50 sekolah di Sulawesi Tengah. Bentuk aktivitas ini termasuk perbaikan fisik gedung, pembangunan ruang belajar sementara, dan penguatan kapasitas komite sekolah.

Pada tahun 2020 ini, Andarias dan tim melihat bahwa masih ada sebagian furnitur sekolah yang rusak. Dengan anggaran yang masih tersedia, mereka memilih mana sekolah yang benar-benar butuh bantuan. Mereka akhirnya memilih 12 sekolah tersebut.

"Kami lihat bahwa kami sudah perbaiki gedung sekolahnya, tetapi ada furnitur yang sudah rusak dan tidak layak pakai. Lalu kami tinjau, seleksi, dan pilih 12 sekolah untuk kami dukung," kata Andarias.

Meskipun kegiatan tatap muka di sekolah masih dihentikan karena krisis pandemi COVID-19, bantuan furnitur ini dimaksudkan sebagai persiapan jika nanti anak-anak kembali ke sekolah.

"Harapannya, mereka masuk dengan kondisi (kelas) yang sudah lengkap," ucap Andarias.
 
Web-2020-08-ER-Sulteng-DEC-Distribusi-Furnitur-12-SD-1.jpg
 
Web-2020-08-ER-Sulteng-DEC-Distribusi-Furnitur-12-SD-2.jpg
 
Web-2020-08-ER-Sulteng-DEC-Distribusi-Furnitur-12-SD-3.jpg
 
Web-2020-08-ER-Sulteng-DEC-Distribusi-Furnitur-12-SD-4.jpg
 


--
Artikel ditulis oleh Purba Wirastama
Foto-foto oleh Tim Save the Children di Sulawesi Tengah