Bantuan APD untuk Tenaga Kesehatan Donggala

Jumat 22 Mei 2020

DONGGALA – Save the Children Indonesia melanjutkan distribusi bantuan paket Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan, sebagai bagian dari program respons nasional COVID-19. Kali ini, bantuan diserahkan kepada sebagian tenaga medis di Kabupaten Donggala lewat koordinasi dengan pemerintah setempat.

Distribusi bantuan dilakukan selama tiga hari pada 18-20 Mei 2020. Tim dan fasilitas kesehatan (faskes) penerima manfaat adalah 18 Puskesmas, 2 rumah sakit, serta Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Donggala. Paket APD meliputi 252 masker medis, 252 sarung tangan medis, 252 pelindung sepatu medis, serta 105 pelindung wajah.

Proses distribusi dilakukan oleh tim program Save the Children di Donggala secara mandiri dari satu tempat ke tempat lain, dengan tetap menjalankan protokol keselamatan arahan organisasi, termasuk tidak mengumpulkan banyak orang.

“Save the Children menyerahkan bantuan APD ini jelang hari raya Idul Fitri guna mendukung petugas kesehatan yang berada di garis depan pelayanan, seperti Puskesmas dan rumah sakit. Kami ikut memastikan mereka bisa tetap siap melakukan antisipasi penyebaran COVID-19 karena adanya pergerakan masyarakat sebelum, selama, dan setelah hari raya Idul Fitri," kata Wiwied Trisnadi, manajer senior Save the Children untuk kantor Donggala.

"Harapannya, seluruh anggota masyarakat, terutama anak-anak, tetap sehat dan terbebas dari pandemi COVID-19 dan kita dapat terus menyaksikan masyarakat Donggala, termasuk anak-anak, bangkit dan tangguh," tambah Wiwied.

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Donggala, Aidil Nur, bercerita bahwa mereka mengalami kesulitan dalam pengadaan APD. Distribusi bantuan APD dari Save the Children adalah salah satu yang mereka terima dengan terbuka.

“Saya sempat sampaikan kepada petugas medis, agar dalam melakukan tugas, mereka bisa melindungi diri sendiri. Hal ini semakin berisiko karena alat pelindung diri sangat terbatas – mau kita beli juga tidak ada," kata Aidil. "Alhamdulillah, Save the Children sudah memberikan bantuan, khususnya kepada teman-teman tenaga medis yang ada di kawasan Pantai Barat. Mudah-mudahan bantuan dan kerja sama ini bisa terus berlanjut. Pemerintah Kabupaten Donggala sangat terbuka dan berterima kasih sekali."

Sejak 2018, setelah bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi Sulawesi Tengah, Donggala menjadi salah satu wilayah dampingan Save the Children lewat program kemanusiaan di lokasi bencana. Selama 20 bulan terakhir, Save the Children telah menjangkau lebih dari 220 ribu warga Donggala-Sigi-Palu, termasuk di antaranya 105 ribu anak-anak. Berbagai aktivitas yang dilakukan mencakup bidang pendidikan, perlindungan anak, distribusi bantuan non pangan, kesehatan dan nutrisi, hunian sementara dan infrastruktur, ketahanan pangan dan mata pencaharian, serta advokasi pemenuhan hak-hak anak.
 

WebSTC_Berita_Distribusi-Dongala_22Mei2020_01.jpg
WebSTC_Berita_Distribusi-Dongala_22Mei2020_02.jpg
 

__

Ditulis oleh Rizky Kurnia Wijaya
Diedit oleh Purba Wirastama
Foto oleh Rizky Kurnia Wijaya