Bantuan Kemanusiaan YSTC untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Kamis 27 Desember 2018
IMG_9256-2.jpg

Lebih dari 400 orang tewas setelah tsunami menghantam pesisir Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatera pada Sabtu (22/12) malam lalu. Tsunami ini disebabkan oleh erupsi Gunung Anak Krakatau yang berada di selat tersebut. BNPB melaporkan, hingga kemarin tercatat 429 orang meninggal, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, dan 16.082 orang mengungsi. 

Saat ini Save the Children melalui Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC) sedang memetakan situasi dan kondisi di lapangan untuk memenuhi kebutuhan para korban dan bantuan kemanusiaan yang diperlukan.

“Tim kami sedang turun ke lapangan bersama pemerintah untuk memetakan kebutuhan para korban dan bantuan kemanusiaan yang diperlukan, terutama bagi anak-anak yang kerap berada di posisi rentan saat terjadi bencana,” jelas Fajar Jasmin, Direktur Komunikasi YSTC.

IMG_9150-1.jpg

Untuk bantuan tahap awal ini kami sedang menyiapkan pengiriman 1000 paket kebersihan pribadi yang berisi perlengkap mandi dan juga 1000 paket shelter” lanjut Fajar.

Tahun 2018 menjadi tahun yang berat bagi Indonesia. Dalam empat bulan terakhir, terjadi rentetan bencana alam yang menewaskan ribuan orang, mulai dari gempa di Lombok, gempa yang diikuti tsunami di Sulawesi Tengah, serta tsunami di Banten dan Lampung.
 
“Rentetan kejadian ini memberi tekanan yang besar, baik pada pemerintah maupun kami, untuk bisa segera merespon sehingga potensi terjadinya korban tambahan bisa dihindari, dan korban selamat bisa segera dipenuhi kebutuhannya,” ungkap Fajar.
 
Save the Children memiliki pengalaman panjang dalam membantu penanganan bencana alam maupun kemanusiaan di Indonesia. Kami telah membantu korban tsunami di Aceh, gempa di Nias, gempa di Yogyakarta, dan sebagainya. Saat ini, kami juga sedang turun membantu penanganan korban gempa di Lombok serta korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

IMG_9203-2-(5).jpg