Program SELAMAT Melatih 600 Siswa SD dan SMP agar Selamat Berlalu Lintas

Senin 4 Maret 2019

Pelatihan Keselamatan Berlalu lintas berbasis sekolah untuk murid dan orang tua murid
Save the Children melalui Program SELAMAT (Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas) telah memulai pelatihan tahap pertama keselamatan berlalu lintas yang menargetkan 20 sekolah di Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Pelatihan keselamatan berlalu lintas ini akan menyasar 600 siswa dan 300 orang tua murid termasuk guru dan petugas keamanan sekolah untuk dapat mengidentifikasi resiko berlalu lintas di lingkungan sekolah mereka.

Para siswa yang mengikuti program ini dilatih untuk dapat mengenali kondisi dan karakter arus lalu lintas di lingkungan sekolahnya. Mereka juga dipandu untuk membuat assessment terkait potensi bahaya (hazard), kerentanan di lingkungan sekolah yang mengakibatkan resiko kecelakaan (vulnerable), dan apa yang menjadi kekuatan yang dimiliki oleh mereka dan lingkungan sekolahnya untuk mengurangi resiko kecelakaan berlalu lintas di lingkungan tersebut (capacity).

Pelatihan dilakukan melalui metode pembekalan pengetahuan terkait materi keselamatan berlalu lintas melalui analisa prilaku yang disajikan melalui foto dan video. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi kelompok yang menghasilkan peta resiko berlalu lintas berikut rekomendasi bagi sekolah terkait peningkatkan keselamatan siswa di jalan raya. Berbagai ide aksi tindak lanjut untuk melakukan kampanye keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah pun tersusun di dalam dokumen rekomendasi hasil kerja kelompok tersebut.
 

Presentasi hasil kerja kelompok siswa SMP dalam memetakan potensi resiko kecelakaan lalu lintas di lingkungan sekolah
Pelatihan bagi orang tua dan guru juga menjadi perhatian yang sama besarnya bagi Program SELAMAT ketika mengimpelementasikan program di sekolah. Hal ini dikarenakan cara berlalu lintas anak dalam melakukan perjalanan pergi dan pulang dari sekolah diputuskan oleh orang tua mereka.
Pelatihan bagi orang tua dan guru ini sekaligus merancang draft SOP (Standard Operation Procedure) atau Prosedur Tetap tingkat sekolah terkait cara meminimalisasi kecelakaan lalu lintas hingga langkah-langkah yang harus dilakukan ketika kecelakaan lalu lintas terjadi di lingkungan sekolah.
Respon yang diberikan oleh siswa dan orang tua maupun guru terkait Program SELAMAT sangat positif. Hal tersebut tentu saja berkaitan dengan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di lingkungan sekolah mereka dan keinginan untuk mengurangi resiko kecelakaan tersebut.


Pelatihan untuk guru dan orang tua murid sekaligus membuat draft SOP Keselamatan Berlalu Lintas di Sekolah
Program SELAMAT bekerjasama dengan warga sekolah untuk meningkatkan kemampuan dan kewaspadaan dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di lingkungan sekolah yang melibatkan anak. Hal ini dilakukan karena tanpa disadari, telah banyak anak-anak yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, seperti yang diutarakan WHO dalam Global Status Report on Road Safety, “Secara global kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian anak diumur 10-19 tahun.” (WHO, 2018).