Pernyataan YSTC Tentang Penghentian Proses Evakuasi Korban Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah

Jumat 12 Oktober 2018
Yayasan Sayangi Tunas CIlik menyatakan kesedihan yang mendalam mendengar berita bahwa upaya evakusi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah telah dihentikan, yang berarti ribuan orang yang hilang sekarang diduga tewas. “Berita mengenai penghentian evakuasi korban yang selamat dari gempa dan tsunami Palu sungguh membuat hati kami sesak ” kata Selina Sumbung, Ketua pengurus Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC).

“Menurut badan penanggulangan bencana nasional, jumlah orang yang hilang dalam bencana telah meningkat menjadi ribuan orang, termasuk diantaranya adalah anak-anak. Anak-anak berada dalam posisi yang sangat rentan ketika terjadi bencana. Membayangkan bagaimana begitu banyak anak yang tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi duka tersendiri bagi kami.”

“Tentu angka-angka ini tidak dapat secara gamblang menjelaskan penderitaan yang harus dihadapi oleh mereka yang kehilangan anggota keluarganya. Rasa gelisah yang harus terus mereka hadapi karena tidak mengetahui apakah orang yang mereka cintai masih hidup atau tidak. Kecemasan yang mereka rasakan, serta kekhawatiran apakah hari ini mereka akan dapat makan atau tempat tidur? Membayangkan hal ini saja sudah sangat berat”

“Kami turun langsung ke  kelompok masyarakat yang terkena dampak bencana sebagai bentuk  tanggung jawab dan solidaritas kami untuk turut membantu anak-anak dan keluarga membangun kembali kehidupan mereka, dan kami akan terus bekerja tanpa lelah untuk memberikan dukungan penting bagi masyarakat seperti tempat tinggal, peralatan kebersihan, air bersih, dan dukungan psikososial.” Lanjut Selina.

YSTC telah membentuk prosedur pelacakan dan reunifikasi keluarga dengan lembaga lain untuk
membantu menyatukan kembali anak-anak yang terpisah dengan keluarga mereka, serta menyiapkan sistem perlindungan anak dan mekanisme pelaporan untuk menjaga anak-anak tetap aman dan terlindungi. Yayasan Sayangi Tunas Cilik juga telah mendirikan tenda pendaftaran di mana orang tua dan anak-anak yang telah terpisah dapat mengajukan laporan orang hilang, dan dari mana anak-anak dapat dibawa ke tempat penampungan yang aman sementara YSTC bersama jaringan organisasi lainnya mencari keluarga mereka.

Yayasan Sayangi Tunas Cilik juga telah menyalurkan bantuan kepada ratusan keluarga yang terkena dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Bantuan berupa perangkat bertahan hidup, termasuk peralatan air bersih, terpal plastik dan tali untuk tempat berlindung dan serta perangkat kebersihan untuk anak-anak dan keluarga.  Distribusi harian direncanakan selama beberapa minggu mendatang.

-----
Yayasan Sayangi Tunas Cilik adalah yayasan nasional yang didirikan oleh warga negara Indonesia sebagai mitra dari Save the Children International untuk menjalankan berbagai program yang terkait dengan pemberdayaan hak anak di Indonesia.YSTC disahkan oleh Kementerian Hukum & HAM pada tanggal 21 Mei 2014 dan mulai beroperasi penuh menjalankan berbagai program kerja dan penggalangan dana sejak Mei 2015.  Di tahun 2017, YSTC telah bekerja di 11 provinsi, 40 kabupaten/kota, 316 kecamatan dan 857 desa, dan telah berdampak langsung bagi 147.580 anak dan 82.886 orang dewasa, di seluruh Indonesia. Kunjungi laman situs kami di www.stc.or.id  untuk info lebih lanjut.

Contact Person:
Fandi Yusuf (Communication Coordinator) : +62 8118193976
Tomy Rado (Digital Content Coordinator) +62 8118582978