Ngabuburit RAME : Ramadhan Menginspirasi

Kamis 23 Mei 2019
Bandung, 23 Mei 2019 – 30 orang relawan Save the Children berpartisipasi dalam kegiatan “Ngabuburit RAME: Ramadhan Menginspirasi. Para relawan merupakan profesional yang berasal dari profesi yang beragam seperti penerjemah, apoteker, pagawai BUMN, pekerja NGO, barista, serta para pengusaha muda. “Kami mengundang para relawan untuk memberikan insight langsung bagi anak-anak di Sekolah Menengah Kejuruan mengenai kesiapan kerja”, ujar Didiek Eko Yuana, Central Area Senior Manager Save the Children. Didiek juga menambahkan bawah sejak tahun 2015, Save the Children memberikan edukasi kepada anak-anak muda usia 15-18 tahun untuk mendukung kesiapan kerja. Program kesiapan kerja diberikan melalui pelatihan soft skills, bimbingan karir, literasi keuangan dan kewirausahaan.
 
20190524155734_IMG_0171.JPG
 
Para relawan yang hadir akan memberikan inspirasi dan memperkenalkan kergaman pekerjaan mereka, secara langsung selama 120 menit di SMK PGRI 3 Cimahi dan SMK Merdeka Kota Bandung. “Dengan mengikuti kegiatan ini saya berharap adik-adik di SMK bisa menemukan passion mereka dalam berwirausaha. Bagaimana mendapatkan kesuksesan yang berawal dari kesenangan “ujar Iqbal Aditya (19) salah satu relawan yang merupakan pemenang international award winning floral designer. Selain itu, Iqbal mampu membiayai kuliahnya dengan pemasukannya sebagai Florist di kota Bandung.
 
Hal serupa juga diungkapkan oleh Arien Elisa, Staf HRD di salah satu perusahaan Manufaktur di Bekasi “Saya datang dari Bekasi ke Bandung, untuk bisa bercerita kepada mereka tentang cara membuat CV yang baik, cara melakukan intergiew. Hari ini melihat mereka menyimak dengan penuh seksama, saya percaya bahwa SMK Bisa!”.
20190524150906_IMG_0152.JPG 
Kegiatan Ngabuburit RAME: Ramadhan Menginspirasi memberikan penguatan pendidikan kepada pelajar SMK dalam mempersiapkan diri ke dunia kerja dan berwirausaha. Firman (15), SMK Merdeka mengungkapkan “Senang sekali hari ini bisa belajar langsung dari mereka yang berpraktik langsung di lapangan. Saya jadi paham banyak sekali keragaman profesi, dunia usaha itu seperti apa, dan bagaimana peluang kerja yang harus kita siapkan sejak dini, sejak hari ini”, ungkapnya.
 
Didiek juga menambahkan “Kegiatan Ngabuburit RAME, merupakan pertama kali kami lakukan di Bandung, kami ingin memberikan pengalaman langsung belajar dari para pakar, dan bagaimana adik-adik bisa mengetahui keragaman profesi. Selain itu dari para profesional, kami juga ingin teman-teman profesional percaya bawah profesi apapun bisa menjadi inspirasi bagi adik-adik di SMK”. Kegiatan Ngabuburit RAME telah memberikan manfaat kepada 240 pelajar kelas XI di SMKN PGRI 3 Cimahi dan SMK Merdeka Bandung.
 
LRM_EXPORT_79113891756097_20190523_212636559.jpeg
 
Tentang Program Skills to Succeed
Skills to Succeed (S2S) adalah program yang dikembangkan oleh Accenture dan di implementasikan oleh mitra kerja, salah satunya adalah Save the Children di Indonesia. Program ini ditujukan bagi anak muda usia 16 – 24 tahun di sekolah dan di luar sekolah . Untuk memberikan dampak yang lebih luas, program Skills to Succeed bekerja sama dengan pemerintah terutama dinas pendidikan dan forum guru, mitra LSM, sektor swasta, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan organisasi berbasis komunitas atau tokoh masyarakat di sekitar tempat tinggal kaum muda. Tujuan dari Skills to Succeed  yaitu memberdayakan kaum muda untuk memperoleh keterampilan dan kompetensi untuk mengejar aspirasi pekerjaan dan mendorong pendekatan berbasis masyarakat. Dalam mencapai tujuan tersebut, program S2S mempunyai empat topik pelatihan/pendidikan yaitu, Kesiapan Kerja, Literasi Keuangan, Bimbingan Karir, dan Kewirausahaan. Pada tahun 2020, program ini akan menjangkau 64.000 anak muda.