Kepolisian dan Kementrian Perhubungan Terlibat dalam Joint Monitoring Program SELAMAT

Jumat 16 Agustus 2019
WhatsApp-Image-2019-08-06-at-11-40_edited.jpg
 
Kelompok Kerja Program SELAMAT yang terdiri dari Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara dan Timur, Ditlantas Polda Metro Jaya, Kementrian Perhubungan dan Save the Children melakukan Joint Monitoring ke 20 sekolah dampingan.

Joint Monitoring bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi Program SELAMAT yang dilakukan di seluruh sekolah dampingan. Melalui form monitoring yang telah dibuat bersama oleh Kelompok Kerja, kegiatan ini akan memberikan masukan dan melakukan evaluasi apabila diperlukan agar program keselamatan berlalu lintas berbasis sekolah ini dapat mencapai tujuannya.
 
SMP-30.jpg
Tim Joint Monitoring yang terdiri dari 16 orang ini bertugas untuk mewawancarai Kepala Sekolah, Fasiitator Guru, Fasilitator Orang Tua dan petugas kemanan sekolah. Selain melakukan wawancara, perwakilan tim yang terdiri dari Kementrian Perhubungan dan Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan observasi kondisi lalu lintas di lingkungan sekolah.
 
WhatsApp-Image-2019-08-08-at-15-50_edited.jpg

Secara garis besar, hasil dari Joint Monitoring menunjukan bahwa 20 sekolah dampingan telah mendapatkan pelatihan dan kampanye dari Program SELAMAT. Fasilitator Orang Tua pun telah bergerak untuk membagi pengetahuan yang telah mereka dapatkan ke para orang tua murid lainnya. Dari sisi infrastruktur, masih banyak sekolah yang membutuhkan perhatian terkait rambu dan alat kelengkapan lalu lintas seperti zebra cross dan trotoar.

Kegiatan Joint Monitoring akan rutin dilakukan dua kali dalam setahun agar kualitas program dapat terus terukur dan mengetahui kondisi lapangan di 20 sekolah dampingan Program SELAMAT. Diharapkan keterlibatan instansi pemerintah terkait dalam melakukan pengawasan ini akan memberikan semangat bagi sekolah untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas di lingkungannya.
WhatsApp-Image-2019-08-08-at-12-04-53-1.jpeg