Belajar Keselamatan Berlalu Lintas bersama Kementrian Perhubungan dan Ditlantas Polda Metro Jaya

Rabu 13 November 2019
Foto-10.jpeg

Anak-anak dari 20 sekolah dampingan Program SELAMAT melakukan kunjungan ke kantor Kementrian Perhubungan dan Ditlantas POLDA Metro Jaya. Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan anak-anak yang juga berperan sebagai Fasilitator Sebaya di sekolahnya dengan cara melihat langsung bagaimana staff Kementrian Perhubungan dan Petugas Kepolisian melakukan pekerjaannya.

Kunjungan ini dibagi berdasarkan tingkat sekolah dimana Fasilitator Sebaya tingkat SMP mengunjungi Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB)  dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) yang berada dibawah naungan Direktorat Perhubungan Darat, Kementrian Perhubungan yang terletak di Bekasi.

Foto-3.JPG
Dalam kunjungan ini, 40 Fasilitator Sebaya tingkat SMP melakukan dialog dengan Direktur BPLJSKB mengenai bagaimana  proses uji kelayakan kendaraan hingga diizinkan untuk digunakan di jalan raya. Kementrian Perhubungan juga mengajak anak-anak untuk berkunjungan ke beberapa laboratorium yang terletak di dalam STTD, seperti lab kereta api, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas dan simulasi kendaraan berat. Marcell, Salah satu Fasilitator Sebaya dari SMP 84 mengatakan, “Aktivitas ini sangat menarik, terutama ketika mengunjungi STTD. Saya bisa melihat dan belajar langsung tentang system transportasi untuk kereta api dan berbagai rambu-rambu lalu lintas.”
Kunjungan ke kantor Ditlantas POLDA Metro Jaya diikuti oleh 40 Fasilitator Sebaya tingkat SD, tepatnya ke Regional Traffic Management Center (RTMC) sebagai pusat pengatur lalu lintas di DKI Jakarta dan Museum Mini Polri. Kunjungan ini difasilitasi langsung oleh tim Ditlantas POLDA Metro Jaya yang bertugas memberikan Pendidikan bagi masyarakat.
Foto-5.JPG
Para Fasilitator Sebaya tingkat SD diberi kesempatan untuk memasuki ruang RTMC dan melihat langsung bagaimana tim Ditlantas POLDA Metro Jaya memantau kondisi lalu lintas di wilayah Jakarta melalui layar raksasa dan menunjukan proses simulasi tilang elektronik. Anak-anak pun diajak berdiskusi tentang jenis-jenis pelanggaran lalu lintas yang sering dilakukan oleh para pengguna jalan dan resiko yang dapat ditimbulkan.

Di Museum Mini Polri, anak-anak diperkenalkan tentang sejarah kepolisian di Indonesia dan kegiatan apa saja yang dilakukan untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya, khususnya yang berkaitan langsung dengan anak-anak.  “Saya sangat senang karena dapat belajar keselamatan berlalu lintas dan berbagai jenis pelanggaran di jalan raya. Terima kasih untuk Save the Children karena telah membantu menyuarakan hak-hak anak.”