80 Anak Mengikuti Workshop & Lomba Desain Peta Resiko Lalu Lintas di Sekolah

Senin 1 Oktober 2018
Yayasan Sayangi Tunas Cilik mitra Save the Children melalui Program Keselamatan Berlalu Lintas Berbasis Sekolah di Jakarta mengundang 80 anak dari 20 sekolah untuk mengikuti workshop dan lomba mendesain peta resiko dalam berlalu lintas di sekolah.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak anak-anak mengidentifikasi kondisi lalu lintas di lingkungan sekolahnya dan menganalisa resiko kecelakaan yang ada. Melalui konsep lokakarya, anak-anak mendapatkan pengetahuan mengenai rambu-rambu lalu lintas dan infrastruktur apa yang dibutuhkan di lingkungan sekolahnya untuk mengurangi resiko kecelakaan.

Anak-anak diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil analisa resiko lalu lintas yang mereka buat berikut infrastruktur dan rambu-rambu lalu lintas yang dirasa kurang. Dari hasil diskusi ini anak-anak dapat menunjukan kemampuan mereka dalam mengidentifikasi pemicu kecelakaan lalu lintas dan bagaimana cara mengurangi resiko tersebut.
Anak-anak menganalisa resiko lalui lintas di lingkungan sekolah

Beberapa temuan yang muncul berdasarkan diskusi tentang lingkungan sekolah mereka diantaranya adalah zebra cross yang memudar, rambu lalu lintas yang tertutup dahan pohon, tidak adanya trotoar untuk berjalan kaki dan terdapat pengendara motor yang melawan arah di depan sekolahnya.
 
Setelah sesi workshop selesai, anak-anak diberikan waktu untuk berkreasi dalam menciptakan maket bertemakan “Lalu Lintas Idaman Kami” untuk menyampaikan aspirasi mereka dalam mewujudkan lingkungan lalu lintas sekitar sekolah yang aman. Teknis pembuatan maket dilakukan dengan cara kerja kelompok dengan bahan dan peralatan yang sudah disediakan oleh YSTC. Anak-anak juga diminta untuk menuliskan harapan mereka dari maket yang telah dibuat.

Pembuatan Maket "Lalu Lintas Idaman Kami"
 
Pembuatan desain maket ini sekaligus memperebutkan piala dan hadiah untuk tiga besar maket terbaik di masing-masing kategori SD dan SMP. Penilaian dilakukan sejak proses pembuatan hingga presentasi akhir dengan melibatkan dewan juri yang terdiri dari Ibu Ida Nurbani dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bpk. Budi Santoso dari Kementrian Perhubungan, Ibu AKP Ririn Sri Damayanti dari Ditlantas Polda Metro Jaya dan Ibu Evie Yulianti dari YSTC. Penilaian yang dilakukan berdasarkan kerja tim, kreativitas, kerapihan dan penggunaan warna.

Setelah mengakumulasi penilaian dari dewan juri, sekolah-sekolah yang menjadi juara di dalam lomba mendesain maket Lalu Lintas Idaman di Sekolah ini adalah:

Tingkat SD:
Juara 1 : SDN Dukuh 01
Juara 2 : SDN Kapuk Muara 03
Juara 3 : SDN Cilincing 03
 
Tingkat SMP:
Juara 1 : SMPN 252
Juara 2 : SMPN 84
Juara 3 : SMPN 49
Penilaian Dewan Juri


Pemberian Piala bagi Pemenang Lomba Mendesain Maket "Lalu Lintas Idaman Kami"

 
Setelah kegiatan ini dilakukan, beberapa kesimpulan yang diambil berdasarkan pengamatan dan evaluasi adalah:
  • Anak berhasil memetakan resiko lalu lintas di sekolah mereka melalui diskusi dan dituangkan dalam media gambar berdasarkan apa yang mereka rasakan dan alami
  • Anak memiliki ide dan kreativitas untuk menuangkan keinginan serta harapan mereka untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman berdasarkan hasil diskusi mereka. Ide ini disalurkan dalam pembuatan maket
  • Setelah mengikuti kegiatan ini, anak mendapatkan ide untuk membuat aktivitas di sekolahnya dalam mempromosikan keselamatan berlalu lintas di sekolah, seperti membuat peta resiko dan ditempatkan di mading sekolah, menginisiasi program ekstrakurikuler polisi cilik, mengingatkan teman-teman yang berangkat ke sekolah diantar dengan motor tanpa mengenakan helm.
 
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengenalan awal untuk anak-anak sebelum dimulainya implementasi Program Keselamatan Berlalu Lintas Berbasis Sekolah yang akan diselenggarakan hingga tahun 2022. Program ini akan melibatkan peserta didik, orang tua murid, guru dan warga sekolah lainnya di dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman berlalu lintas. Suara anak-anak yang terekam dalam kegiatan ini pun akan diteruskan kepada para pengambil keputusan yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas sebagai bahan pertimbangan untuk membuat kebijakan.
 
Harapan anak di dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman berlalu lintas
 
Di dalam mengimplementasikan program ini, YSTC didukung penuh oleh Asuransi SOMPO dan melakukan koordinasi secara intensif dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kementrian Perhubungan dan Ditlantas Polda Metro Jaya.