Pasca Bencana, Anak-Anak SDN Banar 02 Bertemu Presiden

Kamis 6 Februari 2020
BOGOR – Presiden Joko Widodo berkunjung ke Harkatjaya, salah satu desa di Kecamatan Sukajaya yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor awal 2020. Dia bertemu dengan para warga penyintas, termasuk anak-anak SDN Banar 02 dampingan Save the Children.

Kunjungan dilakukan pada Senin, 3 Februari lalu. Ratusan anak tampak antusias menyambut kedatangan presiden kendati Harkatjaya sedang diguyur gerimis.

1.jpg

2.jpg

SDN Banar 02 menjadi salah satu sekolah dampingan Save the Children pasca bencana banjir-longsor Jabodetabek 2020. Pekan sebelumnya, tim tanggap bencana Save the Children telah datang ke sekolah ini dan melakukan kegiatan bersama.

"Presiden Joko Widodo ingin bertemu warga, termasuk anak-anak. Kita mendampingi anak-anak untuk menyambut kehadiran presiden dan memastikan mereka aman ketika berkumpul dengan banyak orang dewasa," kata Evie Woro, Ketua Tim Tanggap Bencana.

3.jpg

5.jpg

Ketika presiden dan rombongan datang, anak-anak langsung menyambutnya dengan yel-yel dan nyanyian. Presiden Joko Widodo, Menteri LHK Siti Nurbaya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Bogor Ade Yasin meninjau bekas kawasan longsor di terlebih dulu, sebelum akhirnya menemui anak-anak yang tampak bersemangat.

Presiden dan menteri berdiskusi singkat dengan anak-anak serta membagikan sejumlah buku sekolah. Dalam kesempatan tersebut, anak-anak dan Save the Children juga berkesempatan menyampaikan pesan pada presiden dan jajarannya tentang pentingnya pendidikan pengurangan risiko bencana di sekolah.

4-(1).jpg

6-(1).jpg

"Dalam kunjungan presiden tersebut, anak-anak mendapat kesempatan untuk berbicara pada presiden dan jajarannya tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana dan kelestarian alam," jelas Evie.

Save the Children berharap pertemuan dengan presiden bisa membantu dan membuat anak-anak kembali bersemangat setelah mereka mengalami bencana banjir dan longsor. •

7.jpg

---
Ditulis oleh Purba Wirastama (Dept. Komunikasi)
Laporan tambahan oleh Zainul Mustofa (Tim Tanggap Bencana)
Foto-foto oleh Fajar Suryatman, Trisno Wibowo, dan Zainul Mustofa (Tim Tanggap Bencana)