Wujudkan 100 Sekolah

 


Sudah setahun berlalu sejak bencana menghancurkan rumah, sekolah, dan berbagai fasilitas umum. Namun, sampai saat ini anak-anak Indonesia masih kekurangan sarana belajar yang layak.
 

28 September 2018 lalu, gempa dan tsunami 7,4SR melanda Palu-Donggala. 

Sekolah-rusak.jpg

Lalu, apa yang terjadi setahun kemudian?

ruang-kelas.jpg

 

Tahun ini, kami berupaya mewujudkan 100 sekolah di Palu, Donggala, Sumba, dan Jawa Barat.


100-ruang-kelas-(1).jpg


Bersama Save The Children, mari bantu wujudkan 100 ruang sekolah untuk anak-anak terdampak bencana!

Baca Juga

BRIGHT Makassar
Donggala

Donggala

Yayasan Sayangi Tunas Cilik membantu anak-anak di Palu-Donggala

Bencana gempa bumi 7.4 SR (28/9) disertai tsunami menyapu wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Banyak anak-anak yang terpisah dari orangtuanya dan banyak dari mereka yang mengalami luka fisik akibat tertimpa reruntuhan bangunan karena gempa. 

Hingga saat ini Badan  Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  mengkonfirmasi 832 orang korban meninggal  dan ratusan orang luka parah karena tertimbun reruntuhan bangunan. Jumlah korban dan kerusakan diperkirakan dapat terus bertambah.

Bekerja sama dengan BNPB dan pihak lainnya, kami memastikan keselamatan dan perlindungan untuk anak. Salah satu respon kami adalah segera membangun Ruang Ramah Anak dengan tujuan untuk membantu anak-anak yang terancam trauma.

Kami tidak akan berhenti membantu anak-anak di sana tapi dan kami mampu karena bantuan Sahabat. Klik link di bawah ini untuk donasi.

Baca lebih banyak