Donasi Kesehatan (Alfred)

Alfred-Header-(1).jpg

Pneumonia:
Berpacu Dengan Waktu


Salah satu daerah dengan tingkat pneumonia tertinggi adalah Sumba. Oleh karena itu, di Sumba kami berkolaborasi dengan pemerintah untuk menurunkan angka pneumonia pada anak melalui program-program kesehatan dan nutrisi kami.


Cerita Alfred

Erna (25) semula tidak tahu jika anak lelakinya, Alfred (7 bulan) terkena pneumonia. Ia tidak paham tentang apa itu pneumonia, gejala, maupun pengobatannya. Suatu waktu, Erna melihat bayinya kesulitan bernafas dan demam tinggi. Ia segera membawa Alfred ke Puskesmas terdekat dengan rumahnya di Sumba Barat. Di sana dokter memvonis bahwa anaknya terkena pneumonia.


Berkat penjelasan dokter, Erna tersadar bahwa lingkungan tempat tinggalnya adalah pemicu pneumonia. Dapur yang terletak di dalam rumah membuat asap tebal terkepung di dalam sehingga bayinya kesulitan bernafas. Apalagi kondisi sanitasi belum memadai karena rumah bersatu dengan kandang hewan.


Bekerja sama dengan kader Posyandu binaan Save the Children dan pemerintah, kami memberikan penyuluhan dan pendampingan pada keluarga mengenai pencegahan pneumonia. Tidak henti kami menghimbau pada para orang tua untuk mengutamakan kebersihan lingkungan serta senantiasa memberikan ASI Eksklusif pada anak serta makanan yang bergizi.
Sudah tugas kita bersama untuk menurunkan angka kematian anak karena pneumonia. Save the Children terus-menerus melatih kader kesehatan dan bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk bersama kita stop pneumonia.

Pneumonia-alfred.jpg
Jika tidak dicegah Pneumonia akan membunuh 11 juta anak di tahun 2030

Total donasi sejauh ini:

Rp 932.043,- terkumpul dari Rp 350.000.000

Share this campaign: